New Post
recent

Keistimewaan dan Kesuksesan Yogyakarta yang Patut Ditiru oleh DaerahLain!

 
Pernah dengar istilah ‘Yogya Kota Istimewa?’ Ya, selama ini Yogyakarta memang masuk dalam salah satu daerah di indonesia yang menyandang gelar sebagai ‘Daerah Istimewa’ tepatnya ‘Daerah Istimewa Yogjakarta’ (DIY). Namun yang kemudian menjadi pertanyaan, apa sebetulnya yang menjadikan kota tersebut istimewa? Nah karenanya, dibawah ini kita akan bahas jawaban tentang alasan apa yang membuat kota itu istimewa. Bahkan tak hanya itu, kita akan bahas juga beberapa kesuksesan Yogyakarta yang layak untuk ditiru oleh daerah lain di indonesia, bahkan mungkin oleh beberapa kota/negara lain di dunia.

Sekilas tentang Yogjakarta

Yogyakarta adalah sebuah daerah yang terletak di bagian selatan pulau jawa, berbatasan dengan samudra hindia dan provinsi Jawa Tengah. Dalam bahasa jawa, Yogyakarta disebut juga Dhaérah Istiméwa Ngayogyakarta yang merupakan peleburan dari dua kerajaan yakni Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman.  Daerah yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini ditempati oleh sekitar 3.452.390 juta jiwa.

Dilihat dari latarbelakang sejarahnya, Yogyakarta memang memiliki keistimewaan tersendiri. Sebelum indonesia merdeka, Yogyakarta sudah memiliki pemerintahan tersendiri yakni Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang didirikan pada tahun 1755 oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I dan Kadipaten Pakualaman yang didirikan oleh Pangeran Notokusumo yang bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813.

Semenjak pemerintahan hindia –belanda, Yogyakarta sudah diakui sebagai daerah yang memiliki keistimewaan dan tercatat dalam kontrak politik (Staatsblaad). Begitupun ketika indonesia merdeka, Yogyakarta memutuskan untuk setuju bergabung dengan pemerintahan indonesia namun tetap memiliki hak istimewa untuk menjalankan sistem pemerintahan kerajaan. Banyak yang mengusik pemerintahan Yogyakarta agar mengikuti sistem pemerintah demokrasi, namun pihak kesultanan menolak tegas karena sebelum indonesia lahir, DIY sudah berdiri kokoh menjalankan pemerintahannya. Jadi tidak salah jika pada dasarnya ‘menjadi Jogja menjadi Indonesia’

Keistimewaan dan Kesuksesan Yogjakarta

Setelah mengetahui sekilas tentang Daerah Istimewa Yogjakarta, selanjutnya kita langsung bahas tentang apa saja yang menjadi keistimewaan dan kesuksesandaerah tersebut. Keistimewaan yang dimaksud disini adalah dalam hal keistimewaan yang diciptakan bukan keistimewaan yang berupa peninggalan sejarahnya. Karena apa? Karena peninggalan sejarah tidak akan mungkin bisa ditiru oleh daerah lain. Langsung saja berikut adalah keistimewaan dan kesuksesan Yogjakarta yang patut ditiru oleh daerah lain:


Baca Juga


1# Pemerintahan yang Dihormati dan Ditaati
Jika ingin menjadi pemimpin yang dihormati dan ditaati, belajarlah dari kesultanan Yogjakarta. Kenapa? Pasalnya peran kesultanan disana sangat dihormati oleh penduduknya; mereka masih memiliki rasa hormat yang tinggi kepada pemimpin. Demikian sebaliknya pemimpin juga melakukan semua tanggung jawabnya dengan adil dan penuh integritas. Kesejahteraan rakyat-pun bisa diwujudkan dengan adanya timbal balik antara kinerja pemerintah kesultanan dan juga masyarakat.

Berikut ada salah satu kutipan dari salah satu sumber:
“Sultan terlihat dekat dan menyatu dengan rakyatnya malam itu. Di bawah atap yang sama, Sultan dan warga duduk saling menghadap. Saat itu makan malam bersama digelar dalam suasana hidmat. Meski berlangsung di dalam kompleks keraton, tak ada yang kaku dalam acara saat itu. Sikap hormat rakyat Yogya kepada raja dan keraton terasa kuat. Sebaliknya, sikap pemimpin yang membumi dan senantiasa menenangkan rakyatnya terpancar dari diri Sultan.” Hendra Wardhana (17/06/15) Kompasiana.

Ini adalah sebuah kesuksesan yang patut ditiru oleh daerah lain agar bagaimana caranya masyarakat hormat dan patuh. Tentu bukan dengan cara membuat mereka takut, namun buat mereka bangga dan merasa mendapatkan perlindungan dari pemimpinnya.

2# Masyarakat yang Adab dan Berbudaya
Indonesia adalah negara yang katanya menganut budaya ‘Timur’. Konon, budaya timur itu adalah budaya yang identik dengan sikap ramah, toleran, dan masih menjungjung tinggi agama dan budaya. Nah, jika indonesia mau belajar bagaimana caranya menjadi negara berbudaya, sepertinya akan lebih baik jika belajar dari Yogjakarta. Penduduk yogjakarta adalah kelompok penduduk yang masih melestarikan adat istiadat kehidupan yang adab dan berbudaya. Ada banyak penduduknya ada yang masih menggunakan baju adat dan tak tergerus dengan kemunculan budaya modern barat. Justru itu lebih baik karena bisa menjadi cermin sebagai warga yang masih peduli akat budayanya.

“Kehidupan sosial budaya masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan perilaku manusia dalam menjaga nilai-nilai luhur demi menciptakan tatanan masyarakat yang baik. Nilai-nilai luhur tersebut dilahirkan dalam bentuk adat istiadat berupa upacara adat, kebudayaan kuliner dan memelihara citra lingkungan” sumber Yogyaprov.go.id.

Meski kita hidup di jaman modern bahkan cenderung sudah post-modern, namun tak ada salahnya jika masih memegang teguh adat istiadat tradisional karena itu adalah jati diri kita sebagai anak daerah, jatidiri kita sebagai indonesia bahkan asia sebagai (negara timur).

3# Sukses Membangun Pariwisata
Pariwisata adalah salah satu keistimewaan yang dimiliki Yogya bahkan tidak hanya dikenal oleh wisawatan lokal saja namun juga oleh wisatawan mancanegara. Meski hanya sebagai wilayah kecil namun ada banyak keragaman wisata yang dimiliki mulai dari wisata alam, wisata budaya, hingga wisata khusus. Beragam penghargaanpun telah didapatkan oleh kota istimewa ini seperti Indonesian Tourism Award (ITA) sebagai “Favorite Cities” pada tahun 2009.
er: goindospot.wordpress.com)[/caption]
Ada hal unik juga yang dirasakan oleh para wisawatan yang pernah datang ke Yogyakarta. Seperti terdapat magic, mereka yang pernah datang ke Yogya biasanya ingin kembali lagi kesana suatu hari di masa yang akan datang. Hal itu tidak dirasakan oleh satu orang saja, namun juga oleh banyak orang selama ini. Bahkan, sampai kemudian dituliskan dalam sebuah lagi berjudul ‘Yogjakarta’ yang dipopulerkan kembali oleh Ungu Band. Berikut salah satu liriknya:

Pulang ke kotamu
ada setangkup haru dalam rindu
masih seperti dulu tiap sudut menyapaku
bersahabat penuh selaksa makna
Izinkanlah aku untuk selalu pulang lagi (izinkanlah lagi)

4# Sukses Membangun Transportasi yang Tertata
Tahukah anda bahwa Yogya adalah salah satu daerah perkotaan yang ada di indonesia yang tidak mengijinkan angkutan kota (angkot) beroperasi? Kenapa? Tentu bukan tanpa alasan melainkan dari hasil pertimbangan yang mendalam atas keputusan tersebut. Bisa dilihat dari fakta daerah atau kota-kota yang mengijinkan angkot beroperasi. Sebagian besar kesemrawutan transportasi di jalanan termasuk juga kemacetan, biasanya disebabkan oleh tidak taatnya para pengendara angkot. Di jakarta misalnya, berdasarkan hasil survei yang dilakukan CIRUS Surveyors Group dengan Tim Visi Indonesia 2033 pada April 2012 lalu, didapatkan jawaban umum responden bahwa angkutan umum yang ngetem sembarangan adalah penyebab utama kemacetan.

Nah, Yogya mengambil kebijakan untuk tidak mengijinkan angkot beroperasi. Yogya sebagai julukannya sebagai kota istimewa lebih mengijinkan andong atau delman untuk beroperasi sebagai alat transportasi tradisional. Sementara itu untuk transportasi yang terintegrasi di jalanan kota jarak jauh, Yogya sudah menerapkan dan meluncurkan Trans Yogya bahkan itu lebih awal dibandingkan dengan Trans Jakarta yang ada di Ibukota. Hal ini merupakan kesuksesan Yogya yang memang sebagian sudah ditiru oleh daerah lain di indonesia termasuk Jakarta.

5# Punya Julukan ‘City of Tolerance’
Jika ingin belajar toleransi, coba belajar dari Yogyakarta. Ya, sejak dulu Yogyakarta memang menyandang gelar ‘City of Tolerance’, meski saat ini memang ada sebagian pihak yang mempertanyakannya. Namun hal terpenting kalau selama ini Yogya telah memberikan bukti bahwa wilayahnya itu pernah menjadi kota toleran. Penduduk disana sudah menanamkan sikap toleransi terhadap sesama yang lainnya tak mengenal agama, ras, budaya, negara dan lainnya.

Sikap toleransi warga Yogyakarta memang bisa dilihat dari beberapa hal. Salah satunya dari kemampuan mereka menghargai agama, budaya dan ras manusia lainnya. Misalnya dalam salah sebuah perayaan tertentu yang menunjukan bahwa rakyat Yogya memang sangat istimewa dalam hal toleransi.

“Dan yang lebih mengharukan lagi, saya sangat kagum, lagi-lagi di lokasi yang saya tempati saat ini, setiap kali warga ditimpa musibah (kematian) yang kebetulan beragama muslim, para tetangga yang beragama Kristen juga ikut melayat sekaligus ikut “mentahlili” (do’a bersama untuk almarhum; biasanya sampai 7 hari) di rumah duka pada malam harinya,” sumber Ali Usman.

Diatas hanya salah satu contoh saja, masih banyak lagi sebetulnya contoh toleransi yang ditunjukan oleh penduduka Yogjakarta selama ini. Semuanya memang layak untuk ditiru oleh penduduk daerah-daerah lain di indonesia untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara sesuai pedoman ‘Bhineka Tunggal Ika’

6# Kota Pendidikan / Pelajar
Yogya memang menjadi salah satu daerah yang memiliki banyak julukan, salah satu diantaranya adalah ‘kota pelajar’ atau ‘kota pendidikan’. Tahukah anda kenapa Yogya disebut sebagai kota pelajar? Ya, karena memang Yogya sejak dulu menjadi daerah yang diminati oleh para siswa dari berbagai negara untuk belajar. Pendirian sekolah dan universitas juga lebih banyak ditemukan disana bahkan pada tahun 2008 saja, jumlah perguruan tinggi disana sudah mencapai 173 perguruan tinggi.

Peran serta pemerintah untuk mengembangkan dunia pendidikan di Yogya juga sangat besar sehingga berandil dalam kesuksesannya sebagai kota pelajar. Tidak hanya itu, lulusan-lulusan dari kampus-kampus Yogya juga banyak yang melanjutkan studinya ke luar negeri. Banyak kampus-kampus besar dan ternama di Yogyakarta yang sampai saat ini menjadi target tujuan para siswa dari beragam daerah bahkan beberapa negara di dunia. Beberapa kampus seperti Uneversitas Gajah Mada (UGM) Universitas Islam Indonesia (UII) dan lainnya sangat besar dan konsen pada upaya melahirkan sumber daya manusia yang berkuailitas. Hal itu memang sangat layak untuk ditiru oleh daerah lain.

Nah demikian beberapa keistimewaan dan kesuksesan yang dimiliki oleh Yogyakarta. Bahkan masih ada puluhan bahkan ratusan keistimewaan dan kesuksesan lain yang dimiliki oleh Yogyakarta. Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari daerah yan masih mempertahankan kesederhanaan ditengah arus budaya modern tersebut. Mudah-mudahan beberapa keistimewaan dan kesuksesan diatas bisa dijadikan pelajaran sehingga bisa belajar bagaimana caranya menjadi warga indonesia yang baik, karena pada dasarnya menjadi Jogja menjadi Indonesia’.

Artikel Terkait

2 Komentar

Jogjakarta memang luar biasa

iya mbak.. luar biasa.. he

Silakan berkomentar dengan relevan dan pake akun asli ya !

Follow