Segmentasi Pasar dan Klasifikasi Pembeli

Untuk menjawab kenapa banyak prilaku calon pembeli yang seperti itu, maka ada dua jawaban utama yakni segmentasi pasar dan respon kita pada pelanggan. Segemntasi pasar memang kajian utama yang harus dipahami yang mana terdiri dari demografi dan market psikologi.

Demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Ada beberapa pertanyaan yang bisa ditanyakan:

  • Siapa target pasar anda? (Pria atau wanita, anak muda, atau orang tua)
  • Dimana lokasi tinggal target pasar anda? (perkotaan, perdesaan, atau lainnya)
Psikologi Pasar adalah perasaan dan sikap yang dialami atau dimiliki oleh pasar dalam waktu tertentu.

  • Bagaimana karakter pembeli perempuan+pria?
  • Bagaimana karakter pembeli anak mudah+orang tua?
  • Bagaimana karakter pembeli perkotaan+perdesaan?
Dengan memahami karakter pasar anda, maka ini akan sangat membantu anda dalam mengetahui tindakan atau respon seperti apa yang harus ditunjukan saat menghadapi calon pelanggan dari target market anda. Jelas, menghadapi pembeli wanita akan beda dengan menghadapi pembeli pria. Begitup dengan pembeli anak muda dengan orang tua.  

Baca Juga

#Klasifikasi (Calon) Pembeli

Sebelum anda terju melayani pembeli, ada baiknya kalau anda paham akan klasifikasi (calon) pembeli. Setidaknya ada tiga jenis yang paling utama dan sebaiknya anda paham akan hal itu. Kenapa? Karena ketiganya butuh service atau layanan yang berbeda.

Prospect Buyer

Prospect buyer atau dalam Bahasa Indonesia adalah calon pembeli adalah orang baru yang menghubungi kita lewat chatting. Biasanya mereka belum pernah membeli dari toko kita sebelumnya, sehingga saat datang mereka banyak nanya-nanya terlebih dahulu. Bagaiaman agar deal? Silahkan anda sapa, tanya, dan tawarkan produk terbaik.

Repeat Buyer

Selanjutnya adalah repeat buyer yakni konsumen yang sebelumnya sempat membeli produk dari toko kita. Dia datang lagi dan mau beli kembali. Pelayanan yang bisa kita lakukan bisa saja berbeda. Hal yang bisa dilakukan yakni dengan menanyakan kualitas produk yang sebelumnya dia beli dari toko kita.

Loyal Consumers

Nah, klasifikasi yang ketiga adalah pembeli yang sudah sering membeli produk dari toko kita. Pembeli seperti ini diklasifikasikan sebagai konsumen yang loayl. Artinya bukan hanya sebagai pembeli namun sudah layak untuk disebut sebagai konsumen tetap. Nah, yang seperti ini adalah yang harus dijaga dan jangan sampai lari ke penjual lain.
Pentingnya Manajemen Pelayanan dalam Berjualan

Pentingnya Manajemen Pelayanan dalam Berjualan

Manajemen Pelayanan (Service Managemen) adalah upaya atau langkah-langkah strategi jitu bagaimana agar pelayanan yang kita berikan kepada (calon) pelanggan bisa membuat mereka terpuaskan.

Kuncinya adalah “PEMBELI ADALAH RAJA”

Kunci dari manajemen pelayanan adalah dimana kita sebaiknya paham dan mengerti bahwa pembeli adalah raja. Kenapa kita harus memposisikan pembeli sebagai raja?

  • Pembeli punya kekuatan word by mouth

  • Pembeli punya kebebasan untuk memberikan review

  • Mau beli atau tidak, itu terserah pembeli.


Kekuatan-keuatan tersebut yang menjadi alasan kenapa kita harus melayani pembeli dengan baik. Kita sebagai penjual tidak bisa memaksa pembeli untuk membeli produk kita. Nah, hal yang harus dilakukan adalah bagaimana mereka bisa merasa nyaman, dan puas atas pelayanan yang kita berikan saat mereka membutuhkan jawaban dari produk yang kita jual.

Dengan demikian, keberadaan kita sebagai penjual harus bisa mempersiapkan skill ‘customer service’ yang handal. Semuanya tidak lain untuk meyakinkan dan membujuk calon pembeli melakukan pembelian produk kita secara halus tanpa adanya paksaan.

pentingnya manajemen pelayanan pelanggan

#Etika Pelayanan Pelanggan


Coba tempatkan diri anda sebagai pelanggan atau calon pembeli. Kiranya pelayanan yang seperti apa yang membuat anda nyaman?

Tentu pelayanan yang nyaman adalah yang ditunjukan dengan ETIKA yang tinggi. Nah, demikian juga pada saat anda melayani calon pelanggan anda, pastikan anda menjaga etika. Semarah apapun anda, pastikan untuk tetap tenang, lebih baik tidak membalasnya jika calon pelanggan anda sudah begitu memanaskan suasana.

Ada beberapa etika pelayanan pelanggan yang kiranya penting sekali untuk dimiliki oleh setiap customer service. Apa saja? Berikut diantaranya:

  • Bersikap Hangat

  • Gunakan Bahasa Positif

  • Bersabarlah

  • Dengarkan

  • Berterima kasih

  • Simpatik

  • Jangan Terbawa Emosi


Nah, diatas adalah etika umum yang memang disepakati oleh banyak pelaku penjualan untuk dikuasai. Biasanya kalaupun kita tidak senang dengan salah satu pembeli, sebaiknya memang tidak ditunjukan dihadapannya karena urusannya akan lebih panjang.

Pastikan anda terapkan dan pegang teguh etika diatas..

# Pentingnya Edukasi CS


Apabila anda memiliki pegawai atau berencana untuk merekrut pegawai, ada baiknya untuk melakukan proses edukasi yang baik kepada calon pegawai tersebut. Ini penting agar nanti tidak akan ada kesalahpahaman dan juga kesalahan fatal yang mencoreng toko online anda.

Hire Customer Servis memang bisa menjadi suatu pilihan yang pas karena jika kita coba handle sendiri biasanya cukup repot juga. Apalagi biasanya ada banyak sekali calon pembeli yang banyak bertanya sebelum dia transfer. Mau tidak mau, kita harus sabar menghadapinya.

Sebagaimana disebutkan diatas bahwa ‘Pembeli’ adalah tamu yang datang ke toko kita. Maka sudah sewajarnya kita menjamunya dengan baik. Bukan dengan memberikannya makan dan minum, namun lebih penting adalah dengan memberikannya sambutan yang hangat.

Hanya saja tidak semua penjual memiliki skill itu, dan biasanya itu berawal dari kesadaran. Wajarlah kalau marah-marah, namun sebaiknya cukup di belakang calon pembeli saja marah-marahnya. Jangan tunjukan kejengkelan dan kemarahan kita kepada mereka.

Edukasi yang baik pada calon CS menjadi bagian penting sebagai tahapan prorecuirement ataupun sudah terlanjur rekrut, penting untuk lakukan training development mereka. Semuanya tiada lain untuk menyamakan persepsi akan bagaimana seharusnya pelayanan terhadap pelanggan dilakukan.