10 Panduan Cara Menyusun Skripsi Supaya Cepat Selesai

Hallo.. kali ini saya akan membahas tentang panduan cara menyusun skripsi. Skripsi adalah salah satu tugas akhir yang biasanya ditugaskan atau harus diselesaikan oleh mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi. Penyelesaian skripsi ini menjadi suatu hal yang wajib sebagai salah satu syarat akhir untuk meraih gelar sarjana. Sementara itu untuk mahasiswa pascasarjana (s2) tugas akhirnya biasa disebut dengan Tesis dan untuk S3, tugas akhirnya disebut dengan disertasi.

panduan-cara-menyusun-skripsi

 

Kali ini, kita tidak akan berbicara mengenai cara membuat tesis ataupun disertasi ya, tapi hanya akan mengulas tentang cara membuat skripsi. Selama ini banyak mahasiswa akhir yang kebingungan dan kadang ada yang sampai tertahan bertahun-tahun skripsinya tak beres-beres. Kalau hal itu terjadi, coba bayangkan kerugian yang bisa kita dapatkan? Pastinya ada banyak sekali kerugian dari mulai kerugian waktu, biaya dan lainnya. Apalagi jika pacar sudah menunggu untuk menikah, atau orang tua sudah tidak sabar menyambut kabar gembira kalau anda lulus jadi sarjana.

Tips dan Panduan Cara Menyusun Skripsi


Kalau anda tidak ingin hal itu terjadi, maka sebaiknya coba anda pahami dengan baik beberapa panduan menulis skripsi dan tips serta trik untuk menyelesaikannya. Nah agar lebih jelas, marilah kita mulai pembahasan demi pembahasan dalam beberapa poin dibawah ini.




Baca juga: Cara Membuat Artikel Ilmiah dengan Sistematika yang Benar

1# Target Selesai Tepat Waktu


Dalam hal apapun, tentu anda harus memiliki semangat untuk bisa menyelesaikan dan mendapatkan sesuatu. Hal ini juga termasuk pada saat anda akan menyelesaikan skripsi, pastikan memiliki target kalau anda akan lulus tepat waktu. Semangat ini memiliki kekuatan yang sangat besar yang akan terus menjaga semangat anda untuk menyelesaikan skripsi anda. Selain itu, ada semangat lain yang mungkin akan bisa menjaga semangat untuk mencapai target anda seperti dukungan orang tua, pacar atau mungkin teman-teman yang sebelumnya telah berkomitmen untuk lulus bersama-sama.

2# Tentukan Topik Penelitian Jauh-jauh Hari


Dalam kuliah kita tahu bahwa ada banyak jurusan. Bahkan dalam satu jurusan ada banyak konsentrasi tertentu yang bisa dipilih. Nah, dalam penelitian untuk skripsi sebaiknya kita bisa memahami dengan baik akan konsentrasi yang kita senangi dan akan kita dalami. Hal ini sangat penting apalagi jika anda ingin menekuni bidang tertentu di jenjang penididkan selanjutnya. Artinya topik penelitian ini sebaiknya disesuaikan dengan apa yang ingin anda geluti bidangnya.

Selanjutnya penentuan akan topik penelitian ini sebaiknya ditentukan jauh-jauh hari bahkan dalam beberapa semester pertama sudah ditentukan. Ini penting agar selama perjalanan semester-semester kuliah sudah mulai mencari bahan-bahan pendukung.

3# Cari Masalah


Ini dari kaya atau tulisan ilmiah adalah tentang bagaimana kita mencari, menemukan dan menyelesaikan masalah. ‘MASALAH’ adalah kata kunci dari penelitian karya ilmiah termasuk juga skripsi. Maka dari itu, pokok awal yang harus kita cari adalah masalah. Selanjutnya, pastikan juga agar kita paham akan ‘apa itu masalah?’ karena dengan memahami hal itu, maka anda akan bisa menjelaskan tentang ‘apa sebetulnya masalah yang akan anda teliti?’

Biasanya yang sering kesulitan itu adalah dalam menentukan masalah. Pada saat dosen pembimbing bertanya, ‘apa masalahnya?’ tak banyak yang bisa menjawab. Ingat masalah penelitian ilmiah itu berbeda dengan masalah lain yang bukan untuk kajian ilmiah.

4# Teori Apa yang Akan Digunakan


Selanjutnya setelah jelas akan masalah tertentu, lalu selanjutnya kita lakukan penentuan teori apakah yang akan kita gunakan. Penentuan teori ini memang akan sangat disesuaikan dengan dengan masalah yang terjadi. Ketika ada sebuah masalah yang terjadi, maka akan ada suatu teori yang melandasinya. Dengan begitu kita akan menguji kembali apa yang terjadi itu disesuaikan dengan tema yang ada. Dengan demikian maka kita akan bisa mendapatkan hasil setidaknya 3 kesimpulan yaitu: (1) memperkuat teori, (2) merevisi teori dan (3) membantah teori.

5# Pastikan Data Tersedia


Selanjutnya hal yang tak kalah penting untuk menjadi fokus perhatian adalah memastikan kalau data dari apa yang akan anda teliti itu tersedia. Ketersediaan data itu memang harus menjadi patokan utama sebelum anda membuatkannya dalam bentuk proposal. Kenapa seperti itu? Ya, agar nanti anda tidak akan salah memilih topik dan tema yang sebetulnya datanya tidak ada atau sulit untuk didapatkan.

6# Lakukan Penyusuan Metode Penelitian


Selanjutnya, ketika data dan teori sudah kita siapkan untuk meneliti, maka langkah selanjutnya adalah melakukan penyusunan kerangka penelitian. Ya, kita tidak bisa langsung meneliti ke lapangan jika belum menentukan konsep dan krangka penelitian tertentu. Dengan melakukan proses penyusunan kerangka penelitian, maka ini yang kemudian akan bisa dengan mudah untuk menyusun penelitian agar terarah. Dalam metode penelitian ini biasanya kita akan menjelaskan tentan sumber data, bagaimana mengumpulkan data, menganalisa dan menyajikan hasil analisanya.

7# Mulai Meneliti


Setelah semuanya siap, baru kemudian kita terjun ke lapangan untuk mempraktekan apa yang telah kita siapkan dalam metode penelitian. Biasanya ada beberapa metode yang digunakan apakah dengan menggunakan metode wawancara ataupun menggunakan angket. Hal itu bergantung apakah penelitian kita kualitatif atau kuantitatif. Proses penelitian sebaiknya dilakukan dengan resmi dengan meminta ijin jauh jauh hari jika lokasi penelitian tersebut adalah sebuah lembaga atau perusahaan atau tempat lainnya.



8# Kumpulkan Hasil Penelitian dalam Draf


Hasil penelitian yang kita dapatkan sebaiknya kemudian disusun dan dikumpulkan dalam sebuah draft. Tentunya dalam hal ini, kita bisa menulis terlebih dahulu beberapa bab awal dan kemudian untuk bab 4 biasanya didasarkan pada hasil penelitian ini. Hasil penelitian ini yang kemudian merupakan titik utama dari apa yang sesuai kemudian.

9# Selesaikan Penulisan Skripsi


Jika semua data sudah terkumpul, maka anda tinggal fokus pada penulisan saja. Penulisan skripsi biasanya terdiri dari 4 BAB. Keempat BAB itu sebetulnya bisa anda lakukan secara bertahap sehingga bisa diselesaikan dengan mudah setelah data akhir tersedia.

10# Banyak Bimbingan


Hal yang tak kalah penting lagi adalah harus banyak melakukan bimbingan. Tugas dari seorang pembimbing adalah membimbing mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya. Begitupun juga sebaliknya, tugas mahasiswa adalah melakukan bimbingan secara rutin. Yang butuh adalah mahasiswa, maka dari itu kalau ingin cepat selesai, ya anda harus banyak bimbingan.

Sekian panduan cara menyusun skripsi.. Semoga bermanfaat dan skripsinya cepat selesai ya..

Artikel Terkait

10 Panduan Cara Menyusun Skripsi Supaya Cepat Selesai
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email