Cara Optimasi SEO Toko Online Lewat Konten Artikel

Cara optimasi seo toko online cukup penting untuk dipelajari oleh para pelaku internet termasuk pelaku toko online. Setelah kemunculan toko online, terkadang ada banyak yang mengalami kesulitan khususnya ketika mereka akan melakukan proses optimasi situs toko online tersebut. Kesulitan itu muncul karena memang mereka tidak paham akan apa yang harus dilakukan. Untuk optimasi blog biasa, caranya cukup mudah yakni dengan membuat artikel yang SEO Friendly, panjang dan mendalam. Tapi bagaimana dengan toko online yang kebanyakan adalah gambar-gambar produk?

Pahami Cara Optimasi Seo Toko Online Lewat Artikel Dibawah Ini

Nah, sebaiknya coba kita bahas dalam penjelasan poin-poin dibawah ini mengenai bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk mengoptimasi SEO toko online kita dengan artikel. Dengan mengetahui ini, maka diharapkan kita tidak bingung lagi saat akan melakukan optimasi toko online.

1# Seberapa Besar Peran Artikel dalam Toko Online?

Sebelumnya mungkin ada sebagian orang yang bertanya mengenai seberapa besar sebetulnya fungsi dan peran dari artikel dalam toko online. Pertanyaan itu muncul karena seperti yang diketahui oleh sebagian besar orang bahwa dalam toko online itu biasanya lebih banyak foto produk disbanding dengan artikel sebagaimana karakteristik toko online itu sendiri.
Nah, jawaban dari pertanyaan tersebut adalah ‘cukup’ penting jika memang anda ingin mengandalkan SEO dalam pemasaran produk yang ada di toko online itu. Pasalnya, Google saat ini masih menggandalkan algoritma text untuk mengcrawling sebuah website atau blog berdasarkan kata kunci yang dituliskan oleh penelusur di mesin pencari.

2# Pemilihan Tipe Artikel yang Sesuai

Karena memang penting, maka selanjutnya kita harus tahu tentang artikel seperti apa yang harus dipilih dan nantinya akan kita posting dalam toko online kita. Hanya saja memang pemilihan artikel yang akan kita gunakan di toko online cukup berbeda dengan artikel pada umumnya yang sering kita tulis dalam blog biasa. Setidaknya ada tiga tipe artikel yang bisa coba kita gunakan dan posting dalam web toko online kita yakni mencakup:
  • Artikel Deskripsi Produk
Tipe artikel yang pertama yang bisa kita gunakan adalah berupa deskripsi produk. Deskripsi produk ini biasanya ada atau ditempatkan pada bagian gambar produk tertentu. Ketika misalnya kita menjual produk ‘kulkas’, maka buatlah dibagian bawah gambar tersebut artikel yang berbentuk deskripsi yang menjelaskan produk tersebut. Ingat jangan hanya spesifikasi, tapi berikan juga deskripsi dalam beberapa paragrap yang disisipkan dengan keyword-keyword tertentu sesuai dengan produk.
  • Artikel Review
Artikel tipe lain yang bisa digunakan adalah dengan format review. Review artinya adalah dimana anda harus menjelaskan mengenai spesifikasi, deskripsi, rating, kekurangan dan kelebihan dalam artikel khusus. Apa bedanya dengan format deskripsi? Tidak beda jauh, hanya saja yang membedakan dalam deskripsi hanya sebatas penjelasan umum secara keseluruhan saja, sedangkan dalam artikel review biasanya dibahas secara mendalam.
  • Artikel Tips dan Trik
Selanjutnya, anda juga bisa membuat artikel khusus dalam blog toko online mengenai penjelasan tentang solusi tips dan trik yang berhubungan dengan produk yang kita jual itu. Dengan adanya penjelasan secara mendalam tentang hal itu, maka setidaknya ini bisa menjadi memberikan kebutuhan akan informasi bagi pelanggan atau pengunjung situs. Saat penelusur mencari informasi tentang tips produk tertentu, maka dia akan masuk ke halaman anda yang juga sebagai web toko online anda.

3# Perhatikan Penempatan Keyword

Meski artikel yang akan anda buat ini adalah untuk toko online, maka sebaiknya memang anda memperhatikan juga masalah penempatan keyword. Penempatan keyword sebagai salah satu cara terbaik yang bisa membuat artikel yang anda buat menjadi SEO Friendly. Keyword yang paling bagus harus ditempatkan di bagian judul karena memang itu adalah bagian ujung tombak supaya artikel masuks dan sesuai dengan standar SEO.

Baca Juga


Hanya saja teknik penempatan keyword di judul itu biasanya hanya berlaku untuk tipe artikel review dan tips saja. Sementara untuk jenis artikel deskripsi produk, keyword tak perlu di judul (di judul hanya nama produk saja), keyword di judul secara full bisa dipasang untuk jenis artikel review dan tips saja.

4# Optimasi Gambar Produk

Dalam optimasi artikel, sebaiknya anda optimasi juga atribut yang disandingkan dengan artikel tersebut seperti gambar. Nah, dalam optimasi gambar cukup penting juga untuk dilakukan karena memang ternyata banyak yang melakukan penelusuran produk lewat search engine image. Jika anda bisa melakukan optimasi dengan baik dalam menambahkan atribut seperti alt image, ini akan berpengaruh besar pada SEO dan posisi image web anda dalam search engine image.

Sebaiknya gunakan gambar asli, atau kalau ingin menggunakan gambar produk dari sumber lain, pastikan untuk tidak mengambil gambar yang ber-watter mark apalagi mengambil image dalam bentuk link image sumber lain tanpa menguploadnya sendiri.

5# Strategi Penggunaan ‘Sub-domain’ dan ‘Sub Folder’

Selanjutnya penempatan dari artikel tersebut khususnya untuk tipe review dan juga tips bisa kita tempatkan di dua tipe yakni ‘sub-domain’ atau di ‘sub folder’. Hal ini dilakukan agar artikel tidak menumpuk di bagian web atau situs utama. Lalu, bagaimana cara mengoptimasinya? Cara mengoptimasinya adalah dengan membiarkan terlebih dahulu blog yang berisi artikel di sub-domain atau sub folder itu terindek, bahkan bisa lanjut untuk dioptimasi dengan maksimal.

Dengan dilakukan proses optimasi yang bagus, pastinya blog itu akan meningkat ranking-nya di search engine. Jika memang sudah di ranking bagus, kemudian anda bisa mengarahkannya ke website utama (toko online) yang berisi produk-produk yang anda jual. Mana yang bagus sub domain (http://www.blog.namatoko.com) atau sub folder (http://www.namatoko.com/blog)? Rekomendasi terbaik, seharusnya anda gunakan sub-folder saja karena nama web utama tidak terganggu..

Nah, itulah beberapa cara diatas yang bisa anda lakukan dalam mengoptimasi toko online anda terutama dari segi SEO dengan menggunakan artikel yang tepat.
0 Suka Share

16 Cara Menulis Artikel SEO Friendly yang Terbukti Berhasil

Pemahaman akan cara menulis artikel seo friendly sangat diperlukan oleh pada bloger atau siapa saja yang akan bergelut dalam dunia konten internet. Salah satu algoritma Google adalah merangking situs blog atau web berdasarkan pada konten artikel disamping merankingnya dari segi backlink. Bahkan bisa dikatakan bahwa ‘content is king’, konten artikel adalah segalanya atau yang sangat berpengaruh layaknya raja terhadap ranking sebuah situs blog. Jika ingin situs kita ada di halaman pertama dan berada di rangking pertama search engine, maka salah satu syaratnya adalah dengan menyediakan konten artikel yang berkualitas dan tentunya SEO Friendly.

Hanya saja tidak semua orang tahu bagaimana cara menulis artikel seo friendly. Jika hanya menulis artikel dalam jumlah kata yang banyak, mungkin bisa dengan mudah dilakukan. Namun, selain itu sebetulnya ada beberapa pemahaman penting yang sebaiknya coba kita pahami agar artikel yang kita buat bisa mudah terindek oleh mesin pencari seperti Google, serta disenangi dan dibaca oleh para pengunjung situs. Nah, untuk membantu anda atau siapa saja yang belum paham akan bagaimana cara menulis artikel yang masuk standar SEO itu, berikut ini beberapa cara yang bisa kita coba pahami dan pelajari dengan seksama:

1# SEO Friendly = Human Friendly

Salah satu mindset yang salah dan selama ini masih sering dilakukan oleh banyak orang adalah dimana pemahaman mereka akan artikel SEO Friendly itu hanya sebatas pada penempatan keyword saja (Keyword Position) saja, dan mengenyampingkan aspek human friendly.

Saya ingin bertanya, “untuk siapa tulisan yang kita buat? Apakah untuk manusia atau untuk robot? Tentunya kontennya adalah untuk manusia, namun karena harus melewati tahapan masuk ke mesin pencari (search engine), maka harus diberikan sentuhan teknik seperti keyword position dan lainnya.

Nah, maka dari itu jelas bahwa meski kita tujuannya ingin mengoptimasi situs web atau blog dengan artikel, namun pastikan agar artikel itu layak dan enak dibaca oleh pengunjung. Apa tujuannya? Tujuannya agar pengunjung betah berlama-lama membaca artikel kita. Kalau lama di page situs kita, apa untungnya? Banyak lah, dari mulai baik untuk meningkatkan rank di mata mesin pencari, juga bisa saja kali-kali, pengunjung mengkil iklam adsense yang kita pasang atau mungkin membuka halaman lain yang berisi promosi dan penawaran.

2# Persiapkan Materi Artikel dengan Lengkap

Sebelum anda mulai mencari tahu dan menerapkan beberapa teknis praktis dalam membuat artikel yang masuk standar SEO (SEO Friendly), coba kita perkuat dulu fondasi materi akan artikel yang akan kita tulis. Dalam hal ini, pastinya materi tersebut harus ditentukan terlebih dahulu dengan baik sebelum menuliskannya.

Penentuan topik artikel sebaiknya dipilih berdasarkan niche dari situs blog atau web yang kita miliki. Kalau kita punya atau baru buat situs blog tentang hairstyle, maka pemilihan topik yang akan kita tuliskan dalam artikel juga sebaiknya berdasarkan niche blog tersebut. Kalau memang sudah jelas, selanjutnya, kita perlu mencari keberadaan sumber dari artikel yang akan kita buat itu. Kalau memang berdasarkan pengalaman, maka perkuat dengan beberapa sumber teori lain agar lebih berbobot.

3# Lakukan Riset Keyword

Kalau kita sudah memiliki tema dan topik yang jelas akan apa yang akan kita tulis, nah langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan riset keyword. Apa itu keyword? Keyword adalah kata kunci, dalam dunia situs blog bisa bermakna sebagai kata kunci yang sering digunakan banyak orang saat melakukan pencarian di mesin pencari.

Baca Juga

Apa untungnya menulis artikel dengan kata kunci? Jelas sangat menguntungkan karena dengan pemilihan kata kunci yang pas, kita bisa tahu tentang kesesuaian tema/judul artikel yang kita buat dengan ‘kata kunci’ yang selama ini banyak digunakan oleh pengguna internet saat melakukan pencarian di search engine. Dengan begitu, saat pengunjung mengetikan kata kunci tertentu di search engine, maka dipastikan artikel kita bisa muncul dihalaman pencarian dan dibaca oleh pengunjung.

Bagaimana riset kata kunci dilakukan? Caranya bisa dengan mudah seperti dengan menggunakan beberapa aplikasi online yang tersedia seperto google keyword planner, ubbersuggest, dan juga yang lainnya. Ada beberapa jenis kata kunci yang bisa dipilih salahsatunya ada yang long tail keyword idan short tail keyword. Apa itu? Nanti kita bahas dalam artikel lainnya.

4# Pelajari Kompetitor Anda

Jaman sekarang persaingan di halaman pertama search engine ini memang cukup ketat. Maka dari itu, mau tidak mau kita harus benar-benar pandai dan cerdik dalam bersaing. ‘Jangan jadikan kompetitor anda sebagai musuh, tapi jadikanlah sebagai bahan acuan untuk anda temukan kekurangannya. Jika anda sudah bisa menemukan kekurangannya, maka dengan begitu anda bisa mendapatkan cara yang pas dan tepat untuk mengambil alih posisi mereka.

Disamping itu, ada banyak hal lain juga yang sebetulnya bisa coba kita pelajari dari kompetitor tersebut apalagi jika mereka itu lebih hebat dari. Jelas kalau dalam strategi bersaing, kita harus tahu dulu apa yang menjadi kelemahan dari kompetitor tersebut. Ada banyak hal yang sebaiknya kita pelajari sebetulnya dari mulai umur domain, backlink, artikel dan lainnya. Namun disini, kita bersaing dalam hal konten saja terlebih dahulu karena memang ternyata ini memiliki peranan penting sebagai bagian dari taktik SEO on page.

5# Prosedur Penentuan Judul Artikel

Langkah ke empat ini, anda akan belajar mengenai bagaimana cara membuat judul artikel yang bagus. Penentuan judul artikel sebaiknya jangan sembarangan apalagi jika anda ingin menulis artikel dengan standar SEO Friendly. Nah, yang menjadi pertanyaan bagaimana prosedur yang harus dilakukan untuk menentukan judul tersebut. Berikut beberapa prosedur dan tips-nya:
  • Pastikan Judul Sesuai dengan Isinya: Ini penting, jangan sampai isi dengan judul tidak ada korelasi. Jangan terlalu memaksakan, buat senatural mungkin.

  • Judul harus mengandung kata kunci: ini yang sangat penting, inti dari penempatan keyword pada artikel adalah terdapat pada judul. Pastikan judul memiliki keyword yang dihubungkan dengan kata-kata lain sehingga enak dibaca dan didengar.

  • Judul jangan terlalu panjang: Dalam penelusuran yang dilakukan oleh robot Google, jumlah kata yang bisa terbaca dalam judul tidaklah banyak. Pastikan anda tidak membuatnya terlalu banyak karena itu buruk untuk kebutuhan SEO.

  • Buat Judul yang ‘catch the reader’s attention’: Sebaiknya gunakan juga judul yang menarik perhatian pembaca sehingga mau mengklik dan membacanya. Dalam hal ini, dibutuhkan kemampuan ‘copywriting’ juga.

6# Gunakan Heading dan Sub-heading

Teknik yang bisa kita coba juga dalam penulisan artikel yang masuk dalam standar SEO itu adalah artikel yang didalamnya menggunakan teknik heading dan sub-heading. Pastikan agar artikel yang kita buat itu tidak hanya dalam bentuk sambungan beberapa paragrap. Artikel untuk blog itu bukan cerpen yang terus terhubung dalam cerita tanpa perlu ada poin-poin. Artikel blog itu haruslah yang memiliki beberapa poin-poin agar lebih jelas dan mudah untuk dipahami oleh pembaca.

Dalam menggunakan teknik heading ini, anda bisa menyisipkan kata kunci juga pada bagian heading tersebut. Namun ada juga sebagian yang mengatakan bahwa hal itu tidak perlu yang penting senatural mungkin. Tujuan heading adalah untuk memperjelas tulisan sehingga lebih terstruktur dan akan bisa dengan mudah dipahami oleh pembaca blog anda. Adapun susuna heading yang tersedia serta bisa digunakan yakni <heading 1>, <heading 2>, dan <heading 3>, Heading 1 biasanya cukup pada judul saja sedangkan untuk poin-poin penjelasan cukup pakai sum-heading 2 dan 3.

7# Penempatan Kata Kunci

Berbicara penempatan kata kunci sebetulnya, banyak beragam pandangan dalam dunia SEO tersebut. Ada yang mengatakan perlu untuk diperhatikan namun ada juga yang mengatakan tidak perlu terlalu dipikirkan. Beragam pendapat tersebut muncul mungkin berdasarkan perbedaan pengalaman masing-masing dan mereka merasakan sendiri bagaimana efek penggunaan kata kunci dengan tidak.

Namun, secara keseluruhan pada mastah SEO percaya dan sepakat kalau penempatan keyword paling bagus itu harus ditempatkan di judul serta di paragraph pertama. Penempatan di judul adalah yang paling utama, kemudian disusul dengan penempatan di paragraph pertama. Nah, untuk penempatan di bagian paragraph artikel selanjutnya bebas saja.

Berdasarkan kepercayaan yang selama ini saya yakini dan lakukan, penempatan keyword itu biasanya saya tempatkan di Judul, kalimat pertama paragraph pertama, kalimat pertama paragraph kedua dan juga di akhir artikel. Lalu untuk pengulangan keyword, saya tidak melebihan 3 kali pengulangan karena jika banyak diulang, tidak baik juga biasanya.

8# Penentuan Jumlah Kata

Kemudian mengenai jumlah kata yang direkomendasikan untuk artikel SEO friendly memang ada beragam pendapat tertentu. Tapi biasanya selama ini rekomendasi paling umum itu adalah diatas 400 kata. Artinya artikel diatas 400 kata cukup baik pengaruhnya terhadap indexing robot mesin pencari dibanding dengan yang jumlahnya dibawah itu.
Tapi, ada salah satu strategi khusus yang biasanya saya lakukan selama ini. Apa itu? Strategi khusus itu adalah dengan melihat terlebih dahulu kompetitor yang ada di halaman pertama dengan kata kunci yang akan kita bidik. Saya coba teliti bagaimana kualitas artikelnya termasuk juga berapa banyak jumlah kata yang ditulis. Dengan begitu, maka saya akan tahu apa yang harus saya lakukan salah satunya adalah dengan membuat artikel lebih banyak disbanding lawan saya itu.

Ada juga yang mengatakan kalau sebaiknya penulisan artikel yang baik itu adalah yang panjang dan juga mendalam. Kalau kita bisa menulis artikel dalam jumlah kata yang panjang serta pembahasannya mendalam, maka ini sangat bagus untuk SERP nantinya.

9# Sisipkan LSI Keyword

Cara selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan menyisipkan LSI atau Laten Semantic Indexing. Apa itu LSI? Secara sederhana, lsi bisa didefinisikan sebagai sekumpulan kata-kata yang memiliki relevansi atau kemiripan dengan kata kunci yang kita bidik. LSI ini cukup bagus untuk disisipkan dalam artikel karena dipercaya bisa memberikan efek powerful untuk mendapatkan indexing organic keyword lainnya di search engine.

Lalu, bagaimana cara menyisipkan LSI tersebut? Sebaiknya memang disebar saja pada badan artikel namun sebaiknya jangan terlalu banyak karena tidak baik juga untuk proses indexing keyword artikel kita nantinya. Sisipkan saja senatural mungkin sehingga kemudian tidak terlihat dibuat-buat melainkan terjadi sebagaimana mestinya.

10# Lakukan Internal Linking

Lalu, cara selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan internal linking. Apa itu? Ya, internal linking adalah sebuah teknik yang bisa kita gunakan dan terapkan dalam penulisan artikel khususnya dalam kebutuhan blogging. Internal linking itu adalah sebuah upaya menghubungkan artikel-artikel yang ada dalam blog agar saling berhubungan satu sama lain.

Apa sebetulnya keuntungan dari internal linking tersebut? Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan sebetulnya. Keuntungan paling utama adalah bagus untuk SEO friendly artikel yang kita buat dan selebihnya ada beberapa yang bisa kita dapat. Dengan adanya keterhubungan artikel –artikel yang ada di dalam blog, maka diharapkan pembaca bisa membaca tulisan atau artikel lain yang ada dalam blog kita.

Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Beberapa diantaranya adalah dimana sebaiknya jangan terlalu banyak internal link yang dipasang, serta sebaiknya hubungkanlah artikel-artikel yang pembahasannya mirip atau sesuai dengan tema tulisan yang anda tulis.

11# Lakukan External Linking

Selain proses internal linking, anda juga bisa melakukan proses external linking, apa bedanya? Hal yang membedakan adalah, internal linking lebih fokus menghubungkan antara link-link artikel yang ada dalam blog, sedangkan external linking adalah upaya menghubungkan artikel kita dengan link yang berasal dari blog atau web lain.

Dalam penulisan  artikel, ini bisa menjadi salah satu upaya ‘merujuk’ beberapa informasi terpercaya untuk memperkuat artikel yang kita buat. Bagi SEO, ini cukup bagus untuk dilakukan karena dengan merujuk pada situs luar, maka artikel yang kita buat memiliki sumber yang juga membahas apa yang kita bahas. Namun sebaiknya pemilihan situs yang akan kita rujuk dan pasang external link itu bukan situs sembarangan. Pilihlah situs yang authority yang sesuai dengan tema yang akan kita bahas dalam artikel kita.

Selain itu, pastikan juga agar tidak sembarangan dan tidak terlalu banyak merujuk cukup satu atau dua link external saja dalam satu artikel.

12# Hindari Terlalu Banyak Bold

Lalu, hal yang selanjutnya harus anda lakukan adalah dengan menghindari terlalu banyak bold. Ada beberapa ahli SEO lain yang juga melarang untuk menggunakan italic juga. Tapi persepsi saya, italic boleh saja dilakukan dalam artikel. Kenapa? Ya, ini penting karena sesuai dalam aturan penulisan yang baik dan benar, kalau ada kata asing yang diserap kedalam bahasa indonesia, atau kata asing yang ditulis diandingkan dengan kata-kata dalam bahasa indonesia, maka wajib untuk dimiringkan pakai italic sebagai pembeda.

Jika harus menghindari terlalu banyak bold, saya setuju dengan hal itu karena memang cukup tidak fair dan akan dicurigai oleh robot mesin pencari jika tulisan terlalu banyak memiliki bold. Kalaupun anda akan memberikan sentuhan bold, pastikan untuk fokus pada penggunaan kata kunci saja karena memang itu adalah kuncinya sebagai penekanan dari keyword yang kita bidik.

13# Penambahan Atribut Gambar dan Video

Dalam artikel yang kita buat dan kemudian akan kita posting di blog, sebaiknya jangan hanya sebatas huruf, kata dan paragrap saja, namun juga sebaiknya menggunakan beberapa atribut tambahan (attachment) sebagai pendukung. Apa saja atribut yang bisa kita pasang? Ada beberapa tentunya namun yang paling umum biasanya menggunakan gambar/foto dan juga video.

Kenapa harus pakai penambahan atribut itu? Sebagian dari anda mungkin belum mengetahui akan alasan kenapa harus pasang attribute tersebut. Dengan memasang gambar dan video dalam post, maka ini akan memperkuat penjelasan apa yang kita deskripsikan dalam artiket tersebut. Ini bagus untuk memenuhi standar SEO karena memang akan membantu penulis juga agar bisa dengan baik memahaminya. Beberapa penelitian menunjukan bahwa ‘artikel dengan tambahan image atau video’ akan lebih mungkin untuk dibaca secara teliti dibanding yang tidak’

14# Optimasi Gambar dengan Menambahkan Attribut Alt

Penggunaan gambar memang menjadi yang paling sering dilakukan oleh banyak orang saat post artikel. Selain mudah mendapatkannya, gambar ini juga cukup bagi untuk standar SEO apalagi jika kita bisa mengoptimasinya. Salah satu optimasi yang bisa kita lakukan adalah dengan menambahkan atribut alt pada gambar atau foto tersebut.


Sebagaimana kita tahu bahwa dalam mesin pencari, filter penelusuran tidak hanya dalam bentuk konten situs secara keseluruhan atau dari segi artikel saja namun juga bisa difilter dari gambar. Setidaknya ada beberapa filter diantaranya penelusuran web, image, news, store, book dan yang lainnya. Namun yang paling sering dioptimasi ada pada bagian penelusuran web dan image. Nah, agar ketika orang mencari dari bagian image, lalu situs web anda ada dalam deteran paling atas.

15# Edit Bagian Permalink

Lalu kemudian, anda juga bisa melakukan proses editing pada bagian permalink. Editing ini dilakukan jika hanya diperlukan saja. Biasanya dilakukan kalau judul artikel terlalu panjang atau tidak sesuai dengan beberapa konsep dan teknik yang tepat dalam SEO. Sebaiknya permalink itu memiliki kata kunci dan jangan sampai kata kunci itu terpotong karena sebetulnya pada bagian permalink itu, fungsi terhadap SEO friendly artikel cukup besar.

Jika sebelumnya anda belum lama install web atau blog tersebut, maka jangan lupa untuk mengatur bagian permalink di area setting untuk platform wordpress, dan untuk blogspot ada pada bagian kanan posisi posting artikel tersebut. Pastikan dalam seting wordpress, untuk menyetting bagian permalink menjadi post%name

16# Pasang Beberapa Plugin Seo

Kini sebetulnya ada banyak pilihan aplikasi yang bisa membuat artikel yang di posting memiliki standar SEO yang bagus. Ada banyak aplikasi yang tersedia dan dalam wordpress dikenal dengan istilah plugin. Ada banyak sekali plugin yang bisa ditemui, termasuk juga plugin yang baik untuk SEO. Apa plugin yang baik? Ada banyak sebetulnya dan pilih saja yang memang banyak juga digunakan oleh blogger lain. Kalau saya sendiri biasa menggunakan Yoast SEO aja yang simpel dan mudah. Pelajari juga bagaimana cara menggunakannya agar tidak salah dalam menggunakannya.

Kebutuhan akan artikel di era internet ini cukup tinggi mengingat website dan blog hanya akan bisa menjadi sumber penghasilan kalau memiliki artikel. Percuma punya situs blog kalau tidak memiliki artikel. Artikel yang ditulis tentunya bukan artikel sembarangan melainkan harus yang bagus dan sesuai dengan standar SEO, maka cara menulis artikel seo friendly diatas bisa anda coba ikuti dan pelajari.
0 Suka Share
8 Tips dan Panduan Menulis Buku dalam Waktu Singkat

8 Tips dan Panduan Menulis Buku dalam Waktu Singkat

Kenapa kita perlu paham akan tips menulis buku? Ada banyak keuntungan yang bisa kita dapat kalau kita menulis buku berdasarkan tips dan panduan. Setidaknya, kita akan memiliki arahan yang jelas mengenai apa yang harus kita lakukan tahap demi tahap dalam proses penulisan yang kita lakukan. Selama ini, banyak orang yang ingin menulis buku namun saya mereka seringkali terhalang oleh beberapa masalah sehingga buku yang dia tulis tidak kelar-kelar. Kalau itu terjadi, pastinya dikarenakan ada sesuatu hal yang salah dalam proses yang dilakukan termasuk sikap yang dimiliki dalam usaha menyelesaikan buku tersebut.
tips-menulis-buku
Masalah atau problem utama banyak orang dalam menulis buku adalah tidak fokus sehingga target penyelesaian buku tidak selesai-selesai. Nah, agar anda bisa menyelesaikan buku yang anda tulis tersebut dalam waktu yang cepat, maka berikut ini adalah panduan menulis buku pdf ataupun cetak yang bisa anda coba ikuti:

1# Kenapa Harus Menulis Buku?


Sebelum anda mulai mencari tema apalagi membuat judul sebuah buku, sebaiknya langkah awal yang harus anda ketahui dan temukan jawabannya adalah mengenai alasan kenapa anda harus menulis buku. Seseorang memutuskan untuk menulis buku tentu disebabkan oleh beberapa alasan tertentu yang terkadang berdasarkan alasan popularitas atau keinginan untuk menyebarkan ilmu yang dimiliki. Alasan tersebut biasanya dipengaruhi beberapa faktor khususnya dari luar diri dimana misalnya ada banyak orang yang populer karena jadi penulis, banyak uang yang bisa didapat, dan lainnya juga.

2# Sesuaikan dengan Bidang Keahlian


Selanjutnya, jika anda akan membuat buku, pastikan untuk menulis yang memang anda kuasai materianya. Sesuaikan isi dari buku yang akan anda tulis itu dengan keahlian anda saat ini atau latar belakang pendidikan anda. Dengan memperhatikan itu, maka ini akan memberikan nilai ‘trust’ kepada para pembaca nantinya. Kalau memang buku itu anda tulis, maka pembaca harus tahu bahwa apa yang disampaikan itu adalah benar karena ditulis oleh orang yang memang ahli dan paham di bidang tema yang ditulis itu.




3# Apakah Buku Itu Dibutuhkan?


Hal lain yang sebaiknya juga untuk coba kita tanyakan pada diri sendiri adalah mengenai pertanyaan apakah buku yang akan ditulis itu dibutuhkan. Dalam hal ini kita harus belajar bagaimana memahami ‘pasar’ atau market baik market segment atau juga psikologi market. Keduanya butuh kajian khusus agar buku anda–apalagi jika tujuannya komersial–nantinya bisa laris di pasaran. Hal yang harus diingat juga adalah bahwa sebaiknya buku yang kita tulis itu memang dibutuhkan oleh banyak orang sebagai bahan bacaan atau mungkin panduan hidup yang bisa merubah masa depan mereka.

4# Pikirkan Keunikan dan Kelebihan Buku


Selanjutnya sebelum anda menulis, pastikan agar anda menetapkan dan menentukan apa kiranya yang bisa membuat buku anda itu layak untuk dibaca. Tentu, jika kita ingin buku tersebut bermanfaat serta layar dibaca, maka harus anda keunikan dan kelebihan yang kita sisipkan. Jika memang sudah ditemukan sesuatu hal yang unggul, maka tentu ini akan berguna nantinya. Dalam hal ini, maka yang harus anda pelajari adalah bagaimana caranya membandingkan karya anda dengan yang lain. Pastikan agar buku yang akan anda tulis memiliki kelebihan dengan buku dengan tema serupa yang ditulis orang lain.

5# Tetapkan Target dan Atur Waktu


Jika anda mau menulis dalam waktu yang singkat, maka target adalah salah satu hal penting pertama yang harus anda tetapkan. Target dalam penulisan buku memang bisa ditentukan dari beberapa hal seperti proses; misalnya selesai dalam 1 bulan, atau mungkin penjualan; misalnya laku 2 ribu eksemplar dan lainnya. Selain menetapkan target, anda juga sebaiknya memiliki pengaturan waktu pengerjaan bahkan secara spesifik lebih baik juga untuk dilakukan. Anda bisa menetapkan misalnya 2 hari untuk menyelesaikan 1 bab.

6# Jaga Konsistensi


Konsistensi juga menjadi bagian utama yang menentukan kelancaran proses dan kecepatan waktu pengerjaan. Kalau anda bisa menjaga konsistensi anda, maka bukan hal yang sulit untuk bisa menyelesaikan buku tersebut dalam waktu yang singkat. Hanya saja yang terjadi selama ini adalah dimana kebanyakan orang hanya konsisten di awalnya saja dan beberapa waktu kesana setelah berjalan, kemudian mengalami down consistency sehingga pengerjaan buku tidak selesai-selesai sebagaimana target yang sudah ditetapkan.

7# Tambahan Suntikan Semangat


Salah satu penyebab kenapa banyak orang yang tidak konsisten dalam menulis adalah karena memang mereka tidak memiliki semangat. Semangat mungkin ada tapi biasanya bersifat moody sehingga bisa dengan mudah tergantikan oleh kemalasan lagi nantinya. Kalau ada suntikan semangat, maka ini tentu akan sangat bagus untuk menjaga konsistensi pengerjaan penulisan nantinya. Nah, mengenai suntikan semangat ini biasanya bisa didapatkan dari orang lain seperti keluarga, pacar dan lainnya.



8# Usahakan untuk Selalu Fokus


Kalau anda memang ingin konsisten dalam menulis dan menyelesaikan buku yang telah anda rancang, maka usahakan untuk tetap fokus. Bekerja satu jama dengan kondisi fokus, akan lebih baik dibanding kerja seharian dengan kondisi tidak fokus. Dalam hal ini, anda sebaiknya memang bisa memahami betul akan beberapa proses dan usaha yang dilakukan untuk menjaga fokus itu. Biasanya cara paling baik adalah dengan menulis di tempat yang benar benar rilek dan sepi serta terhindar dari banyak masalah yang menghambat.

Nah, diatas adalah beberapa poin penting yang bisa anda ikuti saat akan menulis buku agar cepat segera selesai, bisa juga dikatakan sebagai metode penulisan buku efektif.
0 Suka Share
8 Tips dan Trik Menulis Cerpen untuk Pemula

8 Tips dan Trik Menulis Cerpen untuk Pemula

Tips menulis cerpen menjadi salah satu informasi penting yang wajib diketahui dan dipelajari oleh siapa saja yang akan menulis cerpen. Cerpen sendiri memang bisa menjadi media untuk menceritakan sesuatu agar lebih menarik dan enak dibaca oleh banyak orang. Selain fiksi, cerpen juga bisa dibuat dengan menceritakan kisah dan kejadian nyata. Hanya saja bagi pemula, biasanya mereka mengalami kesulitan dalam memulainya. Atau sudah mulai mencoba namun hasilnya tidakn sesuai dengan apa yang diharapkan. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa tips dan trik yang harus anda coba ikuti dan perhatikan saat akan menulis cerpen.
tips-menulis-cerpen

Tahap Pemahaman


#1 Pahami Dulu Apa Itu Cerpen

Dalam mempelajari cara membuat cerpen untuk pemula, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memahami terlebih dahulu hal dasar. Salah satu yang perlu dipahami itu adalah mengetahui apa sebetulnya cerpen itu? Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek atau dalam bahasa inggris disebut dengan ‘short stories’. Cerpen adalah bagian dari karya sastra yang isinya adalah cerita singkat mengenai sebuah kejadian atau fenomena yang habis dibaca dalam sekali duduk. Cerpen berbeda dengan novel yang ceritanya sangat panjang bahkan bisa sampai ratusan halaman.

#2 Pahami Unsur Intrinsik dan Ektrinsik Cerpen

Selanjutnya, ada baiknya juga untuk anda memahami akan unsur intrinsik dan ektrinsik dalam cerpen itu apa saja. Jika kita memang ingin membuat cerpen, maka patokan dari cerpen yang baik itu adalah yang memiliki kedua unsur tersebut. Jika ada salah satu unsur yang tidak terpenuhi, maka biasanya cerpen akan tidak sempurna dan tidak enak untuk dibaca. Adapun unsur intrinsik dari cerpen adalah tema, latar, penokohan, latar, pesan, sudut pandang, dan alur. Sementara unsur ektrinsik biasanya berhubungan dengan unsur ektrinsik cerpen diantaranya adalah latar belakang masyarakat, latar belakang penulis dan nilai-nilai tertentu.





#3 Pahami Gaya Bahasa

Gaya bahasa menjadi bagian penting juga yang sebaiknya anda coba pahami dengan baik. Pemahaman akan gaya bahasa ini akan membantu anda menulis dengan gaya bahasa yang benar. Karena memang cerpen itu termasuk dalam karya fiksi yang berbentu ‘cerita’, maka bahasa yang digunakan sebaiknya bahasa ‘oral’ bukan bahasa ‘tulisa formal’. Dalam menulis cerpen sebaiknya tidak menggunakan bahasa formal apalagi bahasa akademik, namun cukup gunakan bahasa ringan saja yang memang bisa dipahami dengan mudah oleh pembaca.

Tahap Praktek


#4 Mulai Coba Menulis dari Hal Sederhana

Jika anda ingin menjadi penulis cerpen, pastikan agar anda tahu bahwa teknik menulis cerpen pertama adalah dengan menulis cerita dari hal-hal sederhana. Ada banyak kejadian dan juga fenomena yang terjadi dialami setiap hari. Tak perlu bingung memikirkan ide imajinatif yang tinggi kalau masih pemula, cukup tulis saja dari hal-hal nyata yang kita alami setiap hari. Misalnya, saat di sekolah ada kejadian lucu dan menarik, nah tinggal langsung aja ceritakan kembali agar ada orang lain yang mengetahui bagaimana lucunya kejadian tersebut.

#5 Ingat.. Fokus Pada Pembaca (Reader’s Oriented)

Jika anda mau membuat cerpen, ataupun novel, maka anda harus bisa pastikan untuk fokus pada pembaca. Jangan fokus pada pemahaman anda sendiri namun pastikan juga agar pembaca paham dengan apa yang kita jelaskan dan ceritakan pada cerpen tersebut. Posisikan diri anda sebagai pembaca atau pendengar bukan sebagai penulis yang berbicara. Jika kita bisa memposisikan diri kita sebagai pembaca, maka kita akan bisa selektif dalam pemilihan kata-kata yang digunakan agar bisa enak didengar dan dibaca oleh pihak pembaca.

#6 Tiru Struktur Cerpen Orang Lain

Kalau masih pemula biasanya belum memiliki pemahaman yang baik akan pola struktur cerpen yang baik itu seperti apa. Nah, jika memang masih belum tahu, maka cara mudahnya kita bisa meniru format struktur cerpen dengan apa yang sudah pernah dilakukan oleh orang lain. Untuk bisa menjadi penulis yang hebat khususnya dalam cerpen memang tidak akan mudah dan instan. Ada proses dan kalaupun kita pertama dilakukan dengan meniru, yang penting kita tidak meniru konten-nya melainkan hanya pola strukturnya. Biasanya ini berhubungan dengan alur penulisan dimana ada tahap resolusi, orientasi, konflik dan lainnya.

Tahap Evaluasi dan Pengembangan


#7 Minta Pendapat Orang

Kalau anda ingin maju, maka setelah menulis cerpen jangan disimpan saja melainkan sebaiknya anda coba minta orang lain untuk membacanya. Setelah itu mintalah mereka memberikan komentar atas tulisan cerpen yang anda buat. Kalau ada orang yang lebih ahli, maka akan lebih baik untuk anda memintanya saran dan masukan. Akan tetapi sebaiknya anda memiliki keterbukaan dan tidak tertutup dalam menerima pendapat dari orang lain. Bersikaplah terbuka pada semua kritikan yang diberikan, semua itu demi kemajuan anda.

#8 Banyak Baca Karya Orang Lain

Agar bisa maju dan bahkan bisa menjadi penulis yang profesional dalam bidang penulisan cerpen, maka sudah sebaiknya dan seharusnya untuk anda banyak baca karya orang lain. Dengan banyak baca karya orang lain, maka setidaknya akan ada banyak yang bisa kita pelajari dari mulai penemuan ide, struktur, alur, setting dan konsep lainnya dalam penulisan cerpen yang baik.



Nah, itulah sebetulnya beberapa tips dan trik yang bisa kita lakukan pada saat akan menulis cerpen khususnya bagi pemula. Lebih lengkap. Tulisan ini akan diperjelas dan dikembangkan dalam beberapa artikel lainnya lebih terperinci tentang cara membuat cerpen dan contohnya.
0 Suka Share

Tips Menulis Artikel dengan Gaya Bahasa yang Tepat

Apakah anda sedang mencari informasi tentang tips menulis artikel? Ya, jika anda ingin mendapatkan hasil artikel yang berkualitas, maka sudah seharusnya untuk anda mencari tips dan trik tertentu. Sebetulnya kita bisa saja melakukan percobaan dengan skill serta kemampuan kita dalam menulis, hanya saja itu akan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa berhasil mendapatkan artikel yang baik dan berkualitas. Nah dengan mempelajari beberapa tips tertentu, ini akan membantu mempercepat skill kita dalam menulis sehingga mendapatkan tulisan yang berkualitas bukanlah hal yang sulit.

Gaya bahasa adalah salah satu yang bisa anda coba pahami dan pelajari agar artikel yang anda buat memang akan benar-benar berbeda dengan yang lainnya sehingga lebih enak dibaca. Bagi anda yang mau benar-benar menjadi penulis atau menginginkan untuk bisa menghasilkan tulisan yang berkualitas, maka anda bisa coba untuk baca beberapa tips menulis artikel dibawah ini:

Mulai dari yang Non Formal

Kalau anda mau menjadi penulis atau ingin menghasilkan tulisan yang bagus, maka anda bisa memulainya dari tulisan non formal. Kalau anda akan memulainya dari tulisan non formal, tujuannya adalah agar anda memiliki kebiasaan untuk menulis. Mulailah dari tulisan-tulisan ringan seperti membuat diari, catatan pribadi, refleksi dan lainnya. Apapun yang anda alami misalnya, langsung anda tuliskan dalam kata-kata baik dalam media buku ataupun dalam media online.

Baca Juga

Berikan Sentuhan Pendapat

Jika anda sudah terbiasa menulis, maka tahapan awal yang bisa dilakukan adalah dengan memberi sentuhan pendapat pada artikel atau tulisan yang anda buat. Kalau anda sebelumnya hanya mendeskripsikan beberapa kejadian dan momen, nah selanjutnya anda bisa dengan menambah sentuhan pendapat pada tulisan anda itu. Anda bisa berargumen misalnya mengkritisi momen, kejadian, suatu kebijakan, ataupun yang lainnya. Dengan demikian, anda akan mampu menggunakan gaya bahasa semi formal dalam tahapan ini.

Coba ke Gaya Bahasa Formal

Setelah gaya semi formal telah anda kuasai, hal selanjutnya adalah dengan mencoba untuk memilih gaya bahasa formal. Dalam memilih gaya formal, biasanya ini disesuaikan dengan beberapa kebutuhan akan fungsi dan tujuan dari tulisan artikel itu dibuat. Dengan mencoba belajar gaya formal, biasanya ini akan sangat membantu anda untuk mendapatkan dan memiliki kemampuan untuk menulis artikel-artikel ilmiah tertentu. Dengan menulis artikel ilmiah, maka itu artinya anda sudah ada dalam tingkatan yang tinggi.

Lakukan Beberapa Percobaan Gaya Bahasa

Sebaiknya cara selanjutnya yang bisa anda lakukan dalam pemilihan gaya bahasa adalah dimana sebaiknya anda bisa melakukan beberapa percobaan. Dengan melakukan beberapa percobaan, ini akan sangat membantu anda untuk kemudian mendapatkan gaya bahasan yang beragam dari tulisan yang anda buat. Artinya anda bisa memiliki skill atau kemampuan untuk menulis tulisan dengan gaya bahasa ringan, semi formal, formal, atau bahkan akademis murni.

Gaya bahasa dalam artikel menjadi bagian penting karena memang ini yang akan berpengaruh terhadap kesan pembaca. Pembaca akan betah membaca tulisan kita jika memang tulisan yang kita buat itu enak dibaca serta mengikuti tips menulis artikel yang benar.
0 Suka Share

Cara Membuat Artikel Ilmiah dengan Sistematika yang Benar

Cara membuat artikel ilmiah sangat dibutuhkan khususnya oleh kalangan akademisi seperti mahasiswa, dosen, peneliti dan lainnya. Pemahaman yang benar akan penulisan ilmiah ini akan menjadi modal besar untuk terjun ke dunia penelitian bersaing dengan para akademisi lainnya baik secara nasional maupun internasional. Hasil penelitian itu biasanya disajikan dalam berbagai jurnal dengan reputasi yang berbeda-beda dengan menggunakan format penulisan yang khusus. Nah, hal yang harus kita pahami adalah bagaimana cara membuat tulisan tersebut sesuai dengan sistematika yang benar.

Berbicara tentang sistematika penulisan artikel ilmiah yang benar, sebetulnya ada beberapa versi dan bergantung pada kebijakan tiap negara ataupun pengelola jurnal tersebut. Akan tetapi secara umum, format penulisan dari artikel ilmiah itu diantaranya tersusun sebagai berikut.

Baca Juga

Judul (Tittle)

Bagian pertama adalah judul atau tittle dalam Bahasa inggris. Bagian judul ini harus menggambarkan poko-poko tema utama dalam artikel. Pemilihan judul ini sebaiknya dilakukan diakhir proses pembuatan artikel serta tidak melebihi 15 kata. Judul ini harus mencerminkan isi dari seluruh konten artikel, jelas, tegas dan formal.

Contoh: “Strengthening the Role of Professional Service Site in Addressing the Unemployment Problem in Indonesia Setting”

Nama Penulis (Writer’s name)

Bagian selanjutnya adalah nama penulis. Biasanya nama penulis ini ada di bawah judul dengan enter dua spasi dalam format ‘center’ atau ditengah. Nama penulis ini ditulis tanpa gelar biasanya dan jika penulisnya lebih dari satu orang, maka ditulis saja semuanya. Pastikan nama yang ditulis adalah nama asli, bukan nama panggilan apalagi nama samaran.

Contoh: “Dian Irawati Pertiwi”

Identitas Penulis (Writer’s Identity)

Di bagian bawah nama penulis, biasanya terdapat identitas penulis namun hanya dalam jumlah kata terbatas saja. Biasanya pada bagian ini, penulis menyebutkan informasi akademik atau pekerjaannya yang menjadi afiliasi penulis melakukan penulisan artikel ilmiah itu. Setelah itu, bisa juga ditambahkan informasi seperti alamat email.

Contoh: “Dosen Mata Kuliah Bisnis Internasional, Universitas Ternama dan Peneliti di Lembaga Penelitian Bisnis Indonesia, email:XxxxXjkskl@gmail.com”

Abstrak (Abstract)

Setelah itu, hal yang harus ditulis adalah abstrak. Abstrak ini menjelaskan tentang ringkasan secara keseluruhan dalam beberapa kalimat. Abstrak dalam tulisan artikel ilmiah biasanya tidak boleh lebih dari 250 kata. Abstrak bisa pakai Bahasa inggris atau Bahasa Indonesia dan tulisannya memakai format 1 space dengan ukuran huruf 11. Kemudian di akhir abstrak, kita juga perlu menuliskan kata kunci dari penelitian itu, biasanya antara 3 sampai 5 kata kunci.

Pendahuluan (Introduction)

Dalam pendahuluan ini, biasanya mencakup dua jenis yakni latar belakang masang dan pernyataan masalah yang akan diteliti dan diungkap dalam paper. Latar belakang masalah itu adalah sesuatu hal yang melatarbelakangi kenapa kita melakukan penelitian tersebut. Biasanya disini kita harus bisa menemukan terlebih dahulu apa sebetulnya masalah yang akan kita teliti dalam paper tersebut. Masalah tersebut dijelaskan dalam tulisan artikel yang kita buat dengan Bahasa sendiri, jangan terlalu banyak mengutip. Pastikan agar akhir dari pendahuluan ini adalah fokus masalah yang muncul dan ingin di ungkap pada bagian selanjutnya.

Tinjauan Pustaka (Previous Studies)

Bagian tinjauan pustaka terkadang ada yang memakainya dan ada juga yang tidak. Namun biasanya alasan mencoba menjelaskan tinjauan pustaka ini adlaah untuk menceritakan bahwa apa yang akan kita teliti itu sudah pernah diteliti oleh orang lain. Kita dalam poin ini menjelaskan bagaimana penelitian orang lain dilakukan dengan tema yang sama. Namun pada akhirnya harus bisa menjelaskan bahwa ada perbedaan yang membedakan penelitian kita dengan orang lain.

Metode Pendekatan (Approach Method)

Lalu setelah itu, kita perlu menjelaskan juga tentang metode pendekatan atau ada juga yang menyebutnya dengan metode penelitian. Nah, disini yang dijelaskan adalah mengenai pisau analisisi yang digunakan untuk menganalisa data-data yang ada. Selain itu dijelaskan juga secara terperinci mengenai data, sumber data, contoh data, bagaimana data itu didapatkan dan bagaimana data itu dianalisa.

Temuan dan Pembahasan (Findings and Discussion)

Setelah data tersedia dan juga metode telah kita tentukan, maka selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah bagaimana menyajikan semua data yang ada tersebut kedalam pembahasan. Nah dalam bagian ini, kita sebaiknya menyajikan beberapa daya yang diperoleh dari proses penelitian yang dilakukan. Setelah itu, data tersebut dianalisa dengan teori yang telah kita tentukan sebelumnya. Nilai dari kualitas sebuah artikel ilmiah itu adalah dimana memang harus ada komunikasi antara data dengan teori sehingga munculan analisa, prediksi dan refresentasi ide terhadap data-data yang ada itu.

Penutup (Closure)

Kalau memang semua data telah ditulis dan dijelaskan atau disajikan dalam pembahasan diatas, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan menyajikan bagian penutup. Pada bagian penutup ini, yang perlu kita lakukan adalah terdiri dari dua hal yakni (1) kesimpulan (conclusion) dan (2) saran (suggestion). Kesimpulan adalah menjelaskan hasil penelitian dalam uraian singkat sementara saran adalah biasanya untuk penelitis selanjutnya jika akan melakukan penelitian yang sama.

Daftar Pustaka (Bibliography)

Karena ini adalah tulisan ilmiah, maka harus dibiasakan dengan menggunakan sumber ilmiah. Penulisan sumber itu ditulis di akhir tulisan yakni bagian daftar pustaka. Adapun format penulisan daftar pustaka, biasanya beragam format tergantung kita mau memilih yang mana saja. Bagi yang menggunakan format footnote, maka perlu dilakukan penulisan daftar pustaka itu pada akhir bagian bawah tiap halamannya biasanya.

Contoh: Palmer, George. 2009. International Business: An Introduction. Cambridge: GLA University Press

Nah, diatas adalah beberapa poin yang menjelaskan mengenai sistematika dari cara menulis artikel ilmiah yang baik dan benar. Mungkin ada banyak versi lain, ini hanya salah satu format secara umum saja yang banyak digunakan.
0 Suka Share
Cara Penulisan Artikel yang Baik, Benar dan Berkualitas

Cara Penulisan Artikel yang Baik, Benar dan Berkualitas

cara-penulisan-artikel

Tahukah kamu bagaimana cara penulisan artikel yang baik itu? Artikel adalah sebuah tulisan yang berisi tentang gagasan, ulasan ataupun penawaran sesuatu produk atau jasa. Dalam dunia online, artikel ini sangat dibutuhkan sekali terutama untuk mengisi situs websites atau blog. Tanpa artikel, suatu blog atau web akan sepi pengunjung. Blog yang baik adalah yang memiliki artikel yang berkualitas dan jumlahnya memadai. Namun tidak semua orang memiliki kemampuan untuk membuat artikel berkualitas; itu karena untuk bisa membuatnya dibutuhkan beberapa strategi dan cara menulis yang baik dan benar.

Nah, dalam kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas tentang bagaimana cara penulisan artikel dan contohnya yang sesuai dengan standar. Berikut beberapa poin penting yang harus dilakukan sebelum memulainya yang mengikuti tiga tahapan penting meliputi tahap persiapan, pengerjaan dan evaluasi:

Tahap Persiapan


Dalam tahapan ini, anda harus mempersiapkan beberapa hal yang akan mungkin dibutuhkan pada proses pengerjaannya nantinya. Biasanya anda diharuskan untuk menyiapkan hal yang berbentuk tool equipment atau peralatan untuk menulis, penentuan tema atau judul dan pemilihan reference requirement.

  • Tool Equipment


Dalam tahapan tool equipment disini, hal yang anda butuhkan adalah beberapa peralatan untuk menulis. Jaman sekarang tentunya sudah banyak perangkat yang bisa digunakan untuk menulis dalam format ‘mengetik’. Perangkat yang paling mudah untuk digunakan adalah komputer atau laptop. Bisa saja sih pake gadget, atau smartphone tapi biasanya agak ribet. Persiapkan yang mudah saja misalnya laptop atau komputer dengan dilengkapi fasilitas microsoft words dalam versi berapapun baik 2010 atau 2013, asal jangan versi 1997 aja (jadul banget, he)

  • Tentukan Tema / Judul


Tahapan persiapan yang kedua adalah dimana sebaiknya anda menyiapkan tema atau judul. Artinya anda memang harus memiliki tujuan dari penulisan itu yang kemudian akan diturunkan pada pemilihan tema, dan terakhir pada pemilihan judul yang pas dan tepat. Penentuan tema bisa bergantung pada keinginan, kebutuhan atau bahkan tugas dari pihak tertentu untuk membuat tulisan dengan tema tertentu yang telah ditentukan sebelumnya oleh pihak ketiga itu.

  • Reference Requirement


Tahap persiapan selanjutnya adalah pencarian akan referensi. Referensi ini sangat penting untuk ditemukan baik melalui proses baca terlebih dahulu atau remembering beberapa hal yang sudah anda pahami sebelumnya. Sebelum mencari referensi, pastinya kita harus bisa menemukan tema atau bahkan judul terlebih dahulu agar referensi yang akan kita pilih bisa sesuai dengan tema tulisan yang akan kita buat. Pencarian referensi bisa dari banyak sumber baik dari sumber cetak seperti buku, jurnal dan lainya, atau dari media internet.

Tahap Pengerjaan


Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pengerjaan. Tahapan pengerjaan ini terkadang yang tidak semua orang bisa lakukan. Banyak ide dalam pikiran dari banyak sumber referensi yang dibaca, namun ternyata malah sulit untuk menuangkannya. Hal itu yang sebaiknya coba kita perbaiki dan jadikan proses pengerjaan bisa segera dimulai karena jika sudah kita memulainya, tinggal lanjut saja sampai selesai. Hanya saja dalam tahap pengerjaan ini, ada beberapa poin sebetulnya yang bisa coba kita lakukan, diantaranya:

  • Framing


Dalam tahap awal pengerjaan, yang harus kita lakukan itu adalah framing. Artinya kita membuat pola kerangka tulisan yang akan kita buat secara keseluruhan. Jika anda masih pemula, maka anda bisa coba dulu untuk buatkan dalam coretan terlebih dahulu. Namun kalau anda sudah biasa menulis, hal itu tidak perlu dilakukan karena akan sudah bisa dimengerti. Intinya dalam tahapan framing ini, anda harus bisa membuat konsep tulisan artikel secara keseluruhan dari mulai yang umum ke khusus (deduktif) atau dari mulai yang khusus ke umum (induktif).

  • Kalimat awal sangat penting


Nah, dalam menulis artikel sebetulnya kalimat awal ini sangat penting sekali. Kenapa penting? Ya, karena biasanya ini akan menentukan pada kalimat-kalimat selanjutnya yang akan kita tulis bahkan berpengaruh juga pada paragrap selanjutnya. Pastikan untuk menulis kalimat awal ini dengan tepat. Selain itu, bisa anda catch the reader’s attention dalam kalimat awal itu, seperti “tahukah kamu bahwa sebatang rokok itu mengandung 0,002 gram minyak babi?

  • Ingat Rumus Kalimat (S+P+O+K)


Hal selanjutnya yang penting untuk diketahui adalah mengenai rumus dari kalimat itu sendiri. Harus anda pahami dan mengerti dengan baik kalau kalimat itu terdiri dari S=Subjek, P=Predikat, O=Objek dan K=Keterangan. Itu adalah rumus dalam kalimat bahasa indonesia sedangkan dalam bahasa inggris S=Subject, V=Verb, O=Object, A=Adverb/Adjectif. PAHAMI: ingat untuk memberi titik. Selama ini banyak penulis pemula yang membuat kalimat dengan terlalu panjang, padahal kalau sudah mengikuti rumus kalimat diatas, tinggal kasih titik aja.

  • Koherensi


Selanjutnya dalam memulai penulisan, ada baiknya anda tahu konsep ‘koherensi’. Artinya sebetulnya bahwa kalau anda menulis artikel, pastikan agar semua kalimat yang ada dalam tulisan tersebut memang punya keterkaitan yang dekat. Jangan sampai kalimat ini bilang A, kalimat selanjutnya bilang Z. PAHAMI: yang namanya paragrap itu adalah kumpulan kalimat yang menjelaskan tentang ide tertentu secara khusus.

Tahap Evaluasi


Nah, setelah semua artikel dikira beres semua, maka tahapan selanjutnya yang harus dilakukan adalah evaluasi. Evaluasi ini biasa juga disebut dengan tahapan ‘editing atau proofreading’. Tahapan ini sangat penting sekali karena dengan tahapan ini, kita bisa melakukan pengecekan terhadap beberapa kesalahan yang terjadi. Setidaknya akan ada dua proses yang dilakukan dalam evaluasi ini yakni editing content meaning, dan word error editing. Editing content meaning biasanya dilakukan jika ada kalimat yang kurang sesuai atau harus mendapatkan penambahan atau pengurangan. Sementara itu, word error editing adalah proses perbaikan kesalahan penulisan baik pada kata atau angka.

Nah, begitulah kira-kira penjelasan singkat saya mengenai beberapa informasi penting tentang menulis artikel. Tidak begitu lengkap memang, kalau ada pertanyaan silahkan bisa kita diskusikan dalam kotak komentar dibawah ini. Semoga suka dan bermanfaat semu penjelasan cara penulisan artikel diatas.
0 Suka Share